Market Update

IHSG Diproyeksi Bergerak Menguat, Berikut Sentimen Pemicunya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal diprediksi bergerak mixed dan menguat dalam rentang 7.130 hingga 7.265 pada hari ini (28/5). 

“Pada perdagangan Senin (27/5), IHSG ditutup turun 0,64 persen atau minus 45,96 poin di level 7.176. IHSG hari ini (28/5) diprediksi bergerak mixed dan menguat dalam range 7.130-7.265,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 28 Mei 2024.

Adapun sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain adalah Rupiah Jisdor yang kembali ke level Rp16.064 per dolar AS. Sementara, aksi profit taking oleh investor asing khususnya pada saham Big Banks turut menekan laju IHSG. 

Baca juga: Mudahkan Trader Saham, Ajaib Luncurkan Fitur Pemindahan Saham dari Portofolio

Di sisi lain, likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (m2) pada April 2024 tumbuh 6,9 persen yoy setelah bulan sebelumnya tumbuh 7,2 persen yoy, dengan penyaluran kredit pada periode tersebut tumbuh 12,3 persen yoy, naik dari posisi pada Maret 2024 sebesar 11,9 persen yoy.

Kemudian dari mancanegara, indeks konsumen Amerika Serikat (AS), Michigan Consumer Sentiment pada Mei 2024 tercatat di level 69,1 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 77,2, hal itu mencerminkan ekonomi AS yang cenderung landai, sehingga mengindikasikan penurunan suku bunga. 

Baca juga: MAMI: Ekonomi Global Solid di Tengah Koreksi Pasar Saham dan Surat Utang

Sementara dari Asia, indeks indikator ekonomi utama Jepang berdasarkan data tenaga kerja dan sentimen konsumen pada Maret 2024 direvisi lebih tinggi ke level 112,2 dari data awal sebesar 111,4 dan lebih tinggi dari posisi bulan Februari 2024 sebesar 112,1. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

2 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

8 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

8 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

8 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

8 hours ago