News Update

IHSG Diprediksi Relatif Sideways

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 4 poin atau 0,08 persen ke level 5.363,61 pada perdagangan Selasa, 21 Februari 2017. Sementara Indeks LQ45 naik 1,084 poin atau 0,12 persen ke 888,19.

Indeks berhasil naik pagi tadi seiring cukup kuatnya aksi beli investor terhadap saham-saham unggulan. Kondisi tersebut mendorong Indeks berhasil naik ditengah pelemahan beberapa bursa di Asia.

Indeks bursa AS sendiri kemarin libur sementara Indeks FTSE di Inggris bergerak flat, DAX di Jerman 0,60 persen dan CAC di Prancis minus 0,05 persen.

Dari Asia, indeks Nikkei di Jepang turun 0,45 persen dan indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,31 persen dan indeks SSE di Shanghai 1,18 persen.

Dari sisi komoditas harga emas ditutup di US$ 1.238 per troy ounce atau -0,05%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 53,69 per barel atau 0,54 persen.

IHSG pada hari kemarin ditutup tipis, sebesar 8 poin (0,16%) ke level 5.359. Mengutip riset Mandiri Sekuritas Indonesia IHSG masih berada dalam konsolidasi jangka pendek.

Pergerakan IHSG hari ini diestimasi akan bergerak relatif sideways dengan rentang support-resistance di 5.322 sampai dengan 5.380. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

23 mins ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

1 hour ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

2 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

3 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

3 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

4 hours ago