Market Update

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Pendukungnya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal akan bergerak mixed dan menguat terbatas dalam rentang 7.160 hingga 7.230 pada hari ini (6/2). 

“Pada perdagangan Senin (5/2), IHSG ditutup turun 0,55 persen atau minus 40,17 poin di level 7.198,61. IHSG hari ini (6/2) diprediksi bergerak mixed dan menguat terbatas dalam range 7.160-7.230,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 6 Februari 2024.

Baca juga: Pasar Sekunder 2024 Siap Digelar, Ini Manfaat yang Didapat Investor

Ratih menambahkan bahwa, hal tersebut dikarenakan pelaku pasar masih melakukan aksi wait and see di tengah hari perdagangan bursa yang terbatas pada pekan ini.

Selain itu, sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2023 tercatat 5,04 persen, lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 4,94 persen. 

Secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2023 sebesar 5,05 persen, sedangkan pada tahun 2022 sebesar 5,31 persen. 

Baca juga: BEI Targetkan Investor Pasar Modal Syariah Tembus 1 Juta di 2024, Begini Jurusnya

Sementara dari mancanegara, indeks konsumen yang tercermin dalam Michigan Consumer Sentiment Amerika Serikat (AS) periode Januari 2024 tercatat sebesar 79, lebih tinggi dari periode sebelumnya sebesar 69,7. 

Adapun, hasil tersebut menggambarkan optimisme konsumen terhadap daya beli dan ekonomi yang solid. Dari sisi Asia, Cadangan Devisa (Cadev) Korea Selatan (Korsel) pada Januari 2024 turun ke level USD415,76 miliar dari bulan sebelumnya sebesar USD420,15 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

5 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

5 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

8 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

8 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

8 hours ago

KEK Industropolis Batang Gandeng JPEN Kembangkan EBT 180 MW

Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More

8 hours ago