Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pilarmas Investindo Sekuritas melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (12/7) akan berpotensi mengalami penguatan terbatas dengan level support 7.200 dan level resistance 7.350.
“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.200-7.350. Dan tentunya semakin rawan terkoreksi, hati-hati,” tulis manajemen dalam market review di Jakarta, 12 Juli 2024.
Pilarmas melihat, pada perdagangan kemarin (11/7) IHSG ditutup pada level 7.300, dan diperkirakan akan menjadi support kuat untuk meningkat hingga 7.350.
Baca juga: Jumlah Investor Saham TUGU Membeludak, Ini Pemborongnya
Penguatan IHSG tersebut, didukung oleh data inflasi Amerika Serikat (AS) yang kembali mengalami penurunan dan menjadi yang paling lambat sejak tahun 2021 silam karena adanya perlambatan dari sisi biaya perumahan.
Inflasi AS mengalami penurunan dari sebelumnya 0 persen menjadi minus 0,1 persen month to month (mom) dan turun dari sebelumnya 3,3 persen menjadi 3 persen year on year (yoy).
Baca juga: Morgan Stanley dan HSBC Turunkan Rating Pasar Saham RI, Ini yang Bakal Dilakukan OJK
Sementara inflasi inti juga mengalami penurunan dari sebelumnya 0,2 persen menjadi 0,1 persen mom dan turun dari sebelumnya 3,4 persen menjadi 3,3 persen yoy.
Adapun, dari sisi data ketenagakerjaan terlihat stabil kemarin meskipun mengalami penurunan, di mana Initial Jobless Claims turun dari sebelumnya 239 ribu menjadi 222 ribu dan Continuing Claims turun dari sebelumnya 1.856 ribu menjadi 1.852 ribu. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More