Market Update

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Cermati Sentimen Berikut

Jakarta –  Pilarmas Investindo Sekuritas melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (1/11) akan berpotensi mengalami penguatan terbatas dengan level support 7.560 dan level resistance 7.675.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.560-7.675. Lagi-lagi, potensi koreksi terbuka, hati hati dan cermati ya,” tulis manajemen dalam market review di Jakarta, 1 November 2024.

Baca juga: BEI: 68 Persen Saham di Bursa Milik Perusahaan Syariah

Pilarmas menyoroti, pasar saat ini bergerak tak menentu akibat tingginya volatilitas yang terjadi saat ini, padahal secara data ekonomi di Amerika Serikat (AS) tidak begitu memberikan tekanan karena masih terbuka adanya harapan pemangkasan lanjutan. 

Dari data AS Personal Income yang mengalami kenaikkan dari sebelumnya 0,2 persen menjadi 0,3 persen, begitu pun juga dengan Personal Spending yang juga naik dari sebelumnya 0,3 persen menjadi 0,5 persen dan Real Personal Spending yang mengalami kenaikkan dari sebelumnya 0,2 persen menjadi 0,4 persen.

Lalu, data lainnya adalah PCE Price Index MoM yang naik dari sebelumya 0,1 persen menjadi 0,2 persen month to month (mtm), namun bersyukurnya year on year (yoy) mengalami penurunan dari sebelumnya 2,3 persen menjadi 2,1 persen.

Baca juga: BEI Ungkap Ada 3 Perusahaan Jumbo akan IPO di Akhir Tahun Ini

Sementara, data Core PCE Price Index secara MoM terlihat mengalami kenaikkan dari sebelumnya 0,2 persen menjadi 0,3 persen, namun yoy tidak berubah di 2,7 persen.

Employment Cost Index pun terlihat mengalami penurunan dari sebelumnya 0,9 persen menjadi 0,8 persen. Data tersebut merupakan takaran upah yang disukai oleh The Fed turun lebih rendah daripada yang di ekspektasikan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago