Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (24/1) berpotensi akan mengalami penguatan pada rentang 7.341-7.420 selama masih mampu berada di atas level support 7.079.
“Dalam jangka pendek, kami perkirakan IHSG rawan untuk terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji rentang 7.097-7.184. Selama masih mampu berada di atas 7.079 sebagai support terdekatnya, maka IHSG berpeluang kembali menguat ke 7.341-7.420 membentuk bagian dari wave [c],” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 24 Januari 2025.
Namun, apabila IHSG terkoreksi agresif menembus level 6.931, maka diperkirakan IHSG akan menguji 6.742 hingga 6.835 untuk membentuk wave [c] dari wave Y.
Di mana, pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin (23/1) ditutup terkoreksi 0,34 persen ke posisi 7.232 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, target IHSG pada 7.323 yang kami berikan telah tercapai.
Baca juga: BNI AM dan PEFINDO Perkuat Literasi Investasi Melalui Edukasi Indeks Saham
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
BBRI menguat 0,94 persen ke 4,300 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya belum mampu break dari MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BBRI saat ini sedang berada pada awal dari wave [ii] dari wave 1.
Buy on Weakness: 4.020-4.240
Target Price: 4.480, 4.600
Stoploss: below 3.920
BRIS menguat 1,41 persen ke 2.880 namun disertai dengan munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BRIS saat ini sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 2.790-2.860
Target Price: 2.970, 3.040
Stoploss: below 2.740
ICBP terkoreksi 0,88 persen ke 11.275 disertai dengan munculnya tekanan jual. Posisi ICBP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 3, sehingga ICBP rawan melanjutkan koreksinya dahulu.
Buy on Weakness: 10.875-11.125
Target Price: 11.675, 11.875
Stoploss: below 10.725
Baca juga: Usai Trump Dilantik, Mandiri Sekuritas Sebut Pasar Saham RI Lebih Tenang
TPIA menguat 1,08 persen ke 7.050 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi TPIA sedang berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 6.800-7.025
Target Price: 7.575, 8.200
Stoploss: below 6.650. (*)
Poin Penting OJK mencabut izin BPR/BPRS terutama karena kasus fraud serta lemahnya tata kelola dan… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,16% pada sesi I perdagangan Kamis (15/1) ke level 9.046,83… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More
Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More
Oleh Tim Infobank KASUS yang menjerat Yuddy Renaldi, Direktur Utama (Dirut) Bank BJB di Pengadilan… Read More