Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (15/7) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.995-7.045 dan resistance 7.150-7.200,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 15 Juli 2025.
Manajemen CGS menjelaskan ada sejumlah sentimen yang bakal mendorong penguatan perdagangan IHSG hari ini. Dua di antaranya adalah menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan perubahan kebijakan MSCI terhadap tiga saham, yakni BREN, CUAN, PTRO.
“Sentimen tersebut diprediksi akan menjadi katalis positif di pasar,” tulis manajemen CGS lagi.
Baca juga: BEI Tambah 5 Saham Baru Underlying Single Stock Futures, Ini Daftarnya
Di sisi lain, besarnya aksi jual investor asing terutama di saham perbankan big cap berpeluang akan menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (14/7) IHSG kembali ditutup menguat ke posisi 7.097,15 dari dibuka pada level 7.047,43 atau meningkat 0,71 persen.
Baca juga: MSCI Cabut Perlakuan Khusus, Saham BREN, CUAN, dan PTRO Melonjak
Untuk perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More