Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – Pilarmas Investindo Sekuritas melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (8/7) akan berpotensi mengalami penguatan terbatas dengan level support 7.160 dan level resistance 7.290.
“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.160-7.290. Tapi potensi koreksi mulai terbuka,” tulis manajemen dalam market review di Jakarta, 8 Juli 2024.
Pilarmas menyoroti, pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh data US Change in Nonfarm Payrolls yang mengalami penurunan dari sebelumnya 218 ribu menjadi 206 ribu.
Baca juga: Kinerja Solid, Harga Saham TUGU Lanjutkan Tren Penguatan
Hal tersebut juga sejalan dengan data Private Payrolls yang turun dari sebelumnya 193 ribu menjadi 136 ribu, dan Manufacture Payrolls yang turun dari sebelumnya 0 ribu menjadi minus 8 ribu.
Kondisi data ketenagakerjaan yang terus mengalami penurunan, mendorong Unemployment Rate yang mengalami kenaikkan dari sebelumnya 4 persen menjadi 4,1 persen ke level tertingginya sejak akhir tahun 2021 dan sesuai dengan proyeksi Pilarmas inginkan, yaitu berkisar 4,1-4,2 persen.
Baca juga: OJK Tetapkan Saham Emiten Milik Tommy Soeharto GOLF sebagai Efek Syariah
Adapun, berdasarkan data ketenagakerjaan yang mampu mencapai hasil terbaiknya, pelengkap berikutnya akan datang dari inflasi yang diproyeksi akan mengalami kenaikkan dari sebelumnya 0 persen menjadi 0,1 persen mom, namun secara year on year (yoy) akan mengalami penurunan dari sebelumnya 3,3 persen menjadi 3-3,2 persen.
Meskipun inflasi secara umum mengalami penurunan, namun inflasi inti yoy masih berada di 3,4 persen, apabila inflasi benar-benar mengalami penurunan, maka hal ini akan menjadi kekuatan baru bagi pelaku pasar dan investor pada 11 Juli mendatang. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More