Market Update

IHSG Diprediksi Menguat, Ini Sederet Pendorongnya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal diprediksi bergerak menguat terbatas dalam rentang 7.180 hingga 7.300 pada hari ini (10/7). 

“Pada perdagangan IHSG Selasa (9/7), IHSG ditutup naik 0,26 persen atau plus 18,82 poin di level 7.269. IHSG hari ini (10/7) diprediksi bergerak menguat terbatas dalam range 7.180-7.300,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 10 Juli 2024.

Penguatan IHSG ditopang oleh pergerakan saham Big Banks yang sejalan dengan inflow investor asing. Kemudian, rupiah yang kembali terapresiasi juga menjadi kabar baik bagi instrumen portofolio, dengan Rupiah Jisdor berada di level Rp16.281 per dolar AS (9/7). 

Baca juga: Harga Saham GUNA Sentuh ARA, Melesat 34,67 Persen

Selain itu, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel (retail sales) yang tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Mei 2024 tumbuh 2,1 persen yoy atau lebih baik dari posisi bulan sebelumnya yang terkoreksi 2,7 persen yoy. 

Namun, secara bulanan penjualan ritel mengalami koreksi 3,5 persen mom akibat normalisasi aktivitas pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri dan untuk penjualan ritel pada Juni 2024 diperkirakan lanjutkan akselerasi atau naik 4,4 persen yoy.

Baca juga: BEI Catat 24 Emiten Antre IPO, 6 di Antaranya Beraset Jumbo

Adapun dari mancanegara, pelaku pasar menanti data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan rilis besok (11/7). Berdasarkan data yang rilis lebih awal, seperti melunaknya data tenaga kerja memberikan proyeksi landainya inflasi yang berpotensi turun, namun masih berada di atas level 3 persen.

Sementara dari Asia, gaji pokok rata-rata di Jepang pada Mei 2024 naik 2,5 persen, sekaligus menjadi kenaikan tercepat dalam 31 tahun terakhir. Kenaikan upah tersebut berpotensi memberikan efek multiplier untuk mendukung daya beli dan konsumsi masyarakat. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

2 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

3 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

12 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

12 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

15 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

15 hours ago