Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (15/9) akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.725-7.790 dan resistance 7.920-7.980,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 15 September 2025.
Menurut manajemen CGS, mulai adanya aksi beli investor asing dan naiknya harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: IHSG Sepekan Melemah 0,17 Persen, Saham-saham Ini Jadi Pemberat
Diketahui, inflow investor asing tercatat masuk sebanyak Rp685,88 miliar pada perdagangan Jumat, 12 September 2025. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) diborong senilai Rp300,23 miliar.
Di sisi lain, adanya koreksi mayoritas indeks di bursa Wall Street diperkirakan dapat menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara pada perdagangan Jumat lalu (12/9) IHSG kembali ditutup naik ke level 7.854,06 atau menguat 1,37 persen dari level 7.747,90.
Baca juga: Direksi BTPN Syariah Lego 270.000 Saham BTPS, Kantongi Cuan Segini
Pada perdagangan saham hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Selanjutnya, ada saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More
Poin Penting OJK menilai perkembangan AI di 2026 menjadi peluang strategis bagi industri modal ventura,… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,72 persen ke level 8.948,30 dengan nilai transaksi Rp33,54 triliun… Read More