Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada Selasa, 4 Februari 2024 diprediksi akan bergerak menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan kisaran support 6.910-6.970 dan resistance 7.090-7.150,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 4 Februari 2025.
Manajemen CGS menjelaskan bahwa, ditundanya penerapan tarif impor untuk Meksiko dan Kanada selama satu bulan diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Bos Tugu Insurance Kembali Tambah Kepemilikan Saham TUGU
Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG.
Di mana, indeks bursa saham Wall Street pada perdagangan kemarin (3/2) ditutup melemah, dengan indeks Dow Jones turun 0,28 persen ke posisi 44.421,91, sementara S&P 500 mencatat pelemahan 0,76 persen ke level 5.994,57.
Sejalan dengan hal tersebut, IHSG ikut bergerak melemah pada perdagangan kemarin ke level 7.030,05 atau melemah 1,11 persen dari dibuka pada level 7.109,19.
Baca juga: BRI Siapkan Rp3 Triliun untuk Buyback Saham di 2025
Adapun, CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, diantaranya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More