Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (7/5) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.790-6.845 dan resistance 6.950-7.005,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 7 Mei 2025.
Baca juga: Harga Emas Antam Meroket Lagi! Dekati Rp2 Juta per Gram
Di mana, pada perdagangan kemarin (6/5) IHSG ditutup dengan mengalami peningkatan ke posisi 6.898,19 dari dibuka pada level 6.831,95 atau menguat sebesar 0,97 persen.
Manajemen CGS menjelaskan bahwa, dengan kembali terkoreksinya indeks di bursa Wall Street dan aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara, berlanjutnya kenaikan harga emas di tengah semakin meningkatnya ketidakpastian global berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Net Buy Tercatat Rp87,25 Miliar, 5 Saham Ini Terbanyak Diborong Asing
CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI). (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More