Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (6/10) diprediksi akan bergerak cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan kisaran support 8.030-8.075 dan resistance 8.160-8.205,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 6 Oktober 2025.
Manajemen CGS menjelaskan bahwa, dengan menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan naiknya harga sebagian besar komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca juga: Kinerja INFOBANK15 Pekan Ini: Beberapa Saham Bank Naik, Lainnya Melemah
Selanjutnya, meredanya aksi jual investor asing berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG.
Sementara pada perdagangan Jumat lalu (3/10), IHSG kembali ditutup menguat ke posisi 8.118,30 atau meningkat 0,59 persen dari level 8.071,08.
Baca juga: Saham DADA Mulai Dilirik Investor Asing, Intip Prospek Kinerjanya
Pada perdagangan pasar saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Petrosea Tbk (PTRO), PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Kemudian, ada saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). (*)
Editor: Galih Pratama
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More