Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (7/3) diprediksi akan kembali menguat pada rentang level 6.686-6.762.
“Penguatan IHSG sudah mencapai dari target terdekat di rentang 6.615-6.639, kami perkirakan target IHSG selanjutnya berada di 6.686-6.762,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 7 Maret 2025.
Hal ini dikarenakan, IHSG pada perdagangan kemarin (6/3) ditutup menguat sebanyak 1,32 persen ke 6.617 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya tertahan oleh MA20.
Baca juga: Ada 2 Perusahaan Bakal IPO Pekan Depan, Ini Bocorannya
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Indosat Tbk (ISAT).
BRIS menguat 1,56 persen ke 2,610 dan masih disertai oleh volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BRIS saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [b] pada skenario hitam atau bagian dari wave [x] pada skenario merah.
Buy on Weakness: 2.540-2.610
Target Price: 2.730, 2.780
Stoploss: below 2.510
CUAN menguat 2,46 persen ke 7.300 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan CUAN masih tertahan MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi CUAN saat ini sedang berada di awal wave A dari wave (B).
Spec Buy: 7.025-7.225
Target Price: 8.650, 9.975
Stoploss: below 6.700
ERAA menguat 9,18 persen ke 428 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ERAA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3.
Buy on Weakness: 408-420
Target Price: 444, 470
Stoploss: below 386
Baca juga: Pasar Saham Tertekan, Apa Kabar Minat Emiten yang Mau IPO?
ISAT terkoreksi 2,53 persen ke 1.540 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ISAT sedang berada di akhir wave [v] dari wave A, sehingga koreksinya akan relatif terbatas.
Spec Buy: 1.445-1.510
Target Price: 1.725, 1.900
Stoploss: below 1.400. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More