Market Update

IHSG Diprediksi Menguat, 4 Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting

  • IHSG diperkirakan menguat ke rentang 8.200-8.246, meski masih berisiko terkoreksi ke 7.894-7.959.
  • Pada perdagangan kemarin, 29 September 2025, IHSG ditutup naik 0,30 persen ke level 8.123.
  • MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham: BREN, ITMG, PGEO (buy on weakness) dan WIFI (spec buy).

Jakarta – MNC Sekuritas mencermati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini, Selasa, 30 September 2025, masih berpotensi melanjutkan penguatan di rentang 8.200-8.246.

“Masih terdapat peluang penguatan bagi IHSG untuk membentuk bagian dari wave [iii] ke rentang 8.200-8.246. Namun, pada label hitam, IHSG masih rawan terkoreksi paling tidak untuk menguji 7.894-7.959 dahulu,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.

Pada perdagangan Senin kemarin, 29 September 2025, IHSG ditutup menguat 0,30 persen ke posisi 8.123, disertai dengan volume penjualan.

Baca juga: IHSG 29 September 2025 Ditutup Naik 0,30 Persen ke Level 8.123, Ini Saham Paling Aktif

Selain itu, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham untuk perdagangan hari ini, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

BREN – Buy on Weakness

BREN menguat 7,20 persen ke 9.675 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi BREN saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3.

Buy on Weakness: 9.350-9.575

Target Price: 10.125, 10.375

Stoploss: below 8.975

ITMG – Buy on Weakness

ITMG menguat 0,33 persen ke 22.825 dan masih didominasi oleh volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas cluster MA20 dan MA60. Posisi ITMG diperkirakan berada di bagian wave D dari wave (B) pada pola triangle.

Buy on Weakness: 22.400-22.700

Target Price: 23.350, 23.600

Stoploss: below 22.325

Baca juga: BEI Catat Ada 11 Perusahaan di Pipeline Saham, Ini Sektornya

PGEO – Buy on Weakness

PGEO menguat 2,60 persen ke 1.380 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Selama PGEO masih mampu berada di atas 1.325 sebagai stoploss-nya, maka posisi PGEO diperkirakan sedang berada di awal wave B dari wave (2).

Buy on Weakness: 1.350-1.380

Target Price: 1.435, 1.515

Stoploss: below 1.325

WIFI – Spec Buy

WIFI menguat 5,32 persen ke 2.770 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami perkirakan, posisi WIFI saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 2 pada label hitam.

Spec Buy: 2.690-2.740

Target Price: 2.860, 2.970

Stoploss: below 2.600. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

9 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

10 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

10 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

10 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

12 hours ago