Penutupan IHSG
Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan IHSG diprediksi menguat atau masih berada dalam pola kenaikan jangka menengah dan panjang, sehingga koreksi wajar bisa dimanfaatkan sebagai peluang untuk mengakumulasi pembelian saham-saham unggulan.
Menurut analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, pergerakan IHSG masih akan ditopang oleh kuatnya fundamental ekonomi domestik.
“Peluang koreksi wajar dapat dimanfaatkan untuk mengakumulasi pembelian,” kata William di Jakarta, Jumat, 23 Febuari 2018.
Dia mengatakan, optimisme para pelaku pasar terhadap pertumbuhan pasar modal di tahun ini akan memberikan sentimen positif.
Baca juga: IHSG Berpotensi Terkoreksi
Ditambah lagi dengan kondisi kuatnya harga komoditas yang akan mendorong kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Lebih lanjut William menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 6.502, sedangkan target resistance terdekat berusaha ditembus ada pada posisi 6.713. “Hari ini IHSG berpotensi menghijau,” imbuhnya.
Dengan demikian, jelas dia, koreksi wajar pada laju IHSG di tengah perbaikan fundamental ekonomi dalam negeri mesti direspons para pelaku pasar dengan dengan mengakumulasi saham EXCL, HMSP, WIKA, PWON, ADHI, ICBP, BBCA, BBNI dan BJTM. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group BANK Perekonomian Rakyat (BPR) penuh tantangan. Satu… Read More
Poin Penting OJK optimistis kredit tumbuh di kuartal I 2026, didorong momentum Ramadan dan Idulfitri… Read More
Poin Penting Kasus Babay Farid Wazdi dalam pemberian kredit Rp150 miliar ke Sritex dinilai memiliki… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,22 persen ke level 8.971,07 pada awal perdagangan 26 Januari… Read More
Poin Penting Majelis hakim membebaskan Agus Fitrawan karena perkara kredit Bank Sulselbar dinilai sebagai sengketa… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stagnan di Pegadaian pada Senin (26/1/2026), masing-masing bertahan… Read More