Market Update

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Berikut

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (26/2) akan mengalami koreksi yang relatif terbatas dan berpeluang menguat.

“Pada skenario terbaiknya (hitam), posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B, sehingga koreksinya akan relatif terbatas dan berpeluang menguat. Namun, apabila IHSG break support 6.509 maka skenario merah atau biru akan berjalan, di mana IHSG akan membentuk wave [iii] atau wave 5 dengan target ke 6.260-6.399,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 26 Februari 2025.

Hal ini dikarenakan, IHSG pada perdagangan kemarin (26/2) ditutup terkoreksi sebanyak 2,41 persen ke level 6.587 dan masih didominasi oleh tekanan jual. 

Baca juga: Duh, Morgan Stanley Turunkan Peringkat Pasar Saham RI jadi Underweight

Rekomendasi Saham Hari Ini

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

AADI – Spec Buy

AADI terkoreksi 3,62 persen ke 7.325 dan disertai dengan meningkatnya tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi AADI sedang berada di akhir wave [i] dari wave 3, sehingga koreksi AADI akan relatif terbatas dan berpeluang menguat.

Spec Buy: 7.075-7.225

Target Price: 7.425, 7.800

Stoploss: below 6.900

ISAT – Buy on Weakness

ISAT terkoreksi 3,58 persen ke 1.615 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ISAT sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A, sehingga ISAT masih rawan melanjutkan koreksinya dahulu.

Buy on Weakness: 1.445-1.560

Target Price: 1.725, 1.900

Stoploss: below 1.400

KLBF – Spec Buy

KLBF terkoreksi 4,13 persen ke 1.160 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas perkirakan, posisi KLBF sedang berada di akhir wave [a] dari wave 5, sehingga koreksi KLBF diperkirakan akan cenderung terbatas.

Spec Buy: 1.135-1.155

Target Price: 1.180, 1.230

Stoploss: below 1.125

Baca juga: Danantara Resmi Diluncurkan, Bagaimana Respons Investor Saham?

SIDO – Buy on Weakness

SIDO menguat 1,65 persen ke 615 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama SIDO masih mampu berada di atas 595 sebagai stoplossnya, maka posisi SIDO diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [i].

Buy on Weakness: 605-615

Target Price: 630, 650

Stoploss: below 595. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

3 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

4 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

5 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

5 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

6 hours ago