Market Update

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Berikut Pemicunya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak mixed melemah terbatas dalam rentang 7.300 hingga 7.380 pada hari ini (5/1).

“Pada perdagangan Kamis (4/1), IHSG ditutup naik 1,11 persen atau plus 80,67 poin di level 7.359. Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed dan melemah terbatas dalam range 7.300-7.380,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 5 Januari 2024.

Baca juga: Pasar Modal Indonesia Tumbuh Positif Sepanjang 2023, Ini Buktinya

Di sisi lain, pergerakan IHSG melanjutkan reli seiring dengan solidnya kondisi ekonomi nasional. Selain itu, apresiasi IHSG turut ditopang oleh inflow investor asing di seluruh pasar ekuitas domestik senilai Rp1,3 triliun pada Kamis (4/1).

Kemudian, pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu) yang melaporkan hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) pada 3 Januari 2024, di mana total penawaran lelang SUN perdana di tahun 2024 tersebut mencapai Rp39,8 triliun. Sementara, lelang yang dimenangkan senilai Rp21,75 triliun.

Baca juga: OJK Targetkan Penghimpunan Dana di Pasar Modal 2024 Tembus Rp200 Triliun

Sedangkan dari mancanegara, kredit konsumsi di Inggris periode November 2023 tercatat GBP2,00 miliar, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar GBP1,41 miliar. Pertumbuhan kredit tersebut merupakan yang tertinggi sejak Maret 2017.

Adapun, dari Asia, indeks PMI manufaktur Jepang versi Jibun Bank pada Desember 2023 turun ke level 47,9, setelah bulan sebelumnya sebesar 48,3. Aktivitas manufaktur terkoreksi mengikuti lemahnya output produksi, pesanan baru dan ekspor. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago