Ilustrasi: IHSG hari ini dibuka di zona merah. (Foto: istimewa)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (29/12) akan berpeluang koreksi untuk menguji level 7.150-7.210. Hal ini dikarenakan IHSG telah memasuki penguatan yang relatif terbatas dan rawan melemah.
“Waspadai akan posisi IHSG yang sudah berada di akhir wave v dari wave (i) dari wave [iii], sehingga penguatan IHSG sudah relatif terbatas dan rawan berbalik terkoreksi. Adapun area koreksi terdekat dari IHSG diperkirakan akan menguji 7.150-7.210,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 29 Desember 2023.
Hal tersebut dipicu oleh IHSG yang ditutup menguat 0,80 persen ke level 7.304 pada perdagangan kemarin (28/12) dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Baca juga: MAMI: Pemilu 2024 Bawa Dampak Positif Untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Pasar Saham RI
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).
ADMR – Buy on Weakness
ADMR menguat 2,6 persen ke 1.365 disertai munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. MNC Sekuritas perkirakan, posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (c) dari wave [iii], sehingga pergerakan ADMR masih rawan berbalik terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1.200-1.305
Target Price: 1.475, 1.575
Stoploss: below 1.120
ASRI – Spec Buy
ASRI menguat 0,6 persen ke 164 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan ASRI belum mampu menembus MA20. Selama ASRI masih mampu di atas 158 sebagai stoplossnya, maka posisi ASRI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (i) dari wave [iii].
Spec Buy: 161-164
Target Price: 168, 175
Stoploss: below 158
BFIN – Buy on Weakness
BFIN menguat 1,3 persen ke 1.180 disertai dengan volume pembelian, pergerakan BFIN pun mampu berada dia tas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi BFIN saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3 atau wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 1.125-1.170
Target Price: 1.210, 1.305
Stoploss: below 1.110
Baca juga: Dukung Pengembangan Pasar Modal Indonesia, KSEI Siapkan 3 Hal Ini
MDKA – Buy on Weakness
MDKA menguat 0,4 persen ke 2.690 namun disertai oleh munculnya volume penjualan. Posisi MDKA saat ini MNC Sekuritas perkirakan sedang berada di awal wave (ii) dari wave [c], sehingga MDKA masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 2.480-2.610
Target Price: 2.830, 3.280
Stoploss: below 2.260. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More