Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (9/1) diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.795-8.860 dan resistance 8.990-9.055,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 9 Januari 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin (8/1) IHSG berbalik melemah usai tembus ke posisi 9.000. IHSG ditutup ke level 8.925,47 atau turun 0,22 persen dari posisi 8.944,81.
Baca juga: Awal 2026 Saham DADA Melonjak 35 Persen, Ini Pemicunya
Analis CGS menjelaskan terkoreksinya harga nikel, timah, dan tembaga serta tingginya defisit APBN 2025 berpeluang akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Di sisi lain, perdagangan saham hari ini juga diramal bakal ditopang sejumlah sentimen positif. Sentimen tersebut datang dari menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street, naiknya harga minyak mentah, CPO, emas dan batu bara, serta aksi beli investor asing.
Baca juga: Empat Direksi CIMB Niaga Kompak Borong Saham BNGA
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Ada juga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More
Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More
Jakarta - Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan… Read More
Poin Penting IHSG masih rawan koreksi ke area 6.745–6.849, namun skenario terbaik berpotensi menguat ke… Read More
Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More