Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (10/2) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.870-7.950 dan resistance 8.110-8.190,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 10 Februari 2026.
Diketahui, pada perdagangan Senin (9/2) IHSG ditutup melesat ke posisi 8.031,87 atau menguat 1,22 persen dari level 7.935,26.
Baca juga: BEI Ungkap 5 Saham Penyebab IHSG Turun Tajam Pekan Ini
Analis CGS menjelaskan dengan kembali berlanjutnya penguatan indeks di bursa Wall Street dan naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel, timah, emas, batu bara, dan tembaga diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, masih adanya aksi jual investor asing senilai Rp599,51 miliar masih berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Baca juga: Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Ada juga saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pagi ini IHSG dibuka turun 0,07 persen ke 8.026,10 dengan 143 saham terkoreksi,… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak naik pada Selasa, 10 Februari 2026, meliputi produk… Read More
Poin Penting LPS menyiapkan pembayaran klaim dan likuidasi setelah izin Perumda BPR Bank Cirebon dicabut… Read More
Poin Penting Rupiah menguat 0,05 persen ke level Rp16.796 per dolar AS pada pembukaan perdagangan… Read More
Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More
Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More