Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (27/1) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.865-8.920 dan resist 9.030-9.085,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 27 Januari 2026.
Diketahui, pada perdagangan Senin (26/1) IHSG mampu ditutup pada zona hijau ke posisi 8.975,33 atau menguat 0,27 persen dari posisi 8.951,01.
Baca juga: Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp90,15 Miliar
Analis CGS menjelaskan ada sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan perdagangan saham hari. Mayoritas indeks yang menguat di Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas seperti CPO, emas, gas, dan tembaga berpeluang menjadi sentimen positif di pasar.
Di sisi lain, berlanjutnya aksi jual investor asing dan sikap hati-hati investor menjelang pengumuman hasil konsultasi MSCI berpeluang menjadi sentimen negatif bagi IHSG.
Baca juga: IHSG Diyakini Mampu Tembus 10.000, Cermati Deretan Saham Berikut
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Ada juga saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), dan PT Timah Tbk (TINS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More
Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More
Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More
Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More
Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More
Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More