Market Update

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BUVA, COIN hingga PANI

Poin Penting

  • IHSG berpeluang menguat ke 8.377–8.440 jika bertahan di atas 8.172, dengan risiko koreksi ke 8.098–8.155.
  • Pada perdagangan hari ini Analis rekomendasikan saham BUVA, COIN, INET, dan PANI
  • Strategi buy on weakness. Seluruh saham disertai target harga dan batas stoploss ketat.

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (19/2) diperkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya, jika mampu bertahan di atas level 8.172.

“Apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.172, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440. Namun, waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.098-8.155,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 19 Februari 2026.

Diketahui, IHSG pada perdagangan Rabu (18/2) ditutup menguat sebanyak 1,19 persen ke posisi 8.310 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. 

Baca juga: Mirae Asset Sebut Gerak Penguatan IHSG Masih Terbatas, Ini Sebabnya

Rekomendasi Saham

Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT J Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

BUVA – Buy on Weakness

BUVA menguat 8,61 persen ke 1.450 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus cluster MA20 dan MA60 serta sudah menutup area gap. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BUVA sedang berada pada bagian awal dari wave (5) dari wave [C].

  • Buy on Weakness: 1.350-1.450
  • Target Price: 1.595, 1.720
  • Stoploss: below 1.245

COIN – Buy on Weakness

COIN menguat 4,52 persen ke 1.965 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama COIN masih mampu berada di atas 1,800 sebagai stoplossnya, maka posisi COIN saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).

  • Buy on Weakness: 1.860-1.940
  • Target Price: 2.200, 2.410
  • Stoploss: below 1.800

INET – Buy on Weakness

INET menguat 11,98 persen ke 430 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus dari MA20. Saat ini, MNC Sekuritas memperkirakan posisi INET sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 390-418
  • Target Price: 458, 494
  • Stoploss: below 362
Baca juga: Reformasi Pasar Saham: Antara Obat Pereda “Goreng Saham” dan “Akrobat” Saham Konglo

PANI – Spec Buy

PANI menguat 0,93 persen ke 10.900 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama PANI masih mampu berada di atas 10.225 sebagai stoploss-nya, maka posisi PANI sedang berada di awal wave [v] dari wave 1.

  • Spec Buy: 10.575-10.800
  • Target Price: 11.725, 12.200
  • Stoploss: below 10.225. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

9 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

9 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

9 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

9 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

10 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

10 hours ago