Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (19/2) diperkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya, jika mampu bertahan di atas level 8.172.
“Apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.172, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440. Namun, waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.098-8.155,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 19 Februari 2026.
Diketahui, IHSG pada perdagangan Rabu (18/2) ditutup menguat sebanyak 1,19 persen ke posisi 8.310 dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Baca juga: Mirae Asset Sebut Gerak Penguatan IHSG Masih Terbatas, Ini Sebabnya
Pada perdagangan saham hari ini MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT J Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).
BUVA menguat 8,61 persen ke 1.450 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus cluster MA20 dan MA60 serta sudah menutup area gap. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BUVA sedang berada pada bagian awal dari wave (5) dari wave [C].
COIN menguat 4,52 persen ke 1.965 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama COIN masih mampu berada di atas 1,800 sebagai stoplossnya, maka posisi COIN saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
INET menguat 11,98 persen ke 430 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus dari MA20. Saat ini, MNC Sekuritas memperkirakan posisi INET sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Baca juga: Reformasi Pasar Saham: Antara Obat Pereda “Goreng Saham” dan “Akrobat” Saham Konglo
PANI menguat 0,93 persen ke 10.900 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama PANI masih mampu berada di atas 10.225 sebagai stoploss-nya, maka posisi PANI sedang berada di awal wave [v] dari wave 1.
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More
Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More
Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More
Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More
Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More
Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More