Market Update

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Intip Rekomendasi Saham Berikut Ini

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (2/5) akan berpeluang untuk kembali menguat, jika mencapai level resistancenya di posisi 7.289.

“Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, sehingga IHSG masih berpeluang untuk menguji area 7.289. Tidak menutup kemungkinan IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu untuk menguji 7.157-7.221,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 2 Mei 2024.

Di mana, pada perdagangan Selasa kemarin (30/4, IHSG ditutup menguat 1,10 persen ke 7.234 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan IHSG tertahan oleh MA60.

Baca juga : IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Berikut

Adapun, MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, diantaranya adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI).

ASII – Buy on Weakness
ASII menguat 2,49 persen ke 5.150 disertai dengan peningkatan volume pembelian, namun penguatan ASII tertahan oleh MA60. Selama ASII masih mampu bergerak di atas 4.880 sebagai stoplossnya, maka posisi ASII saat ini sedang berada di awal wave (1) dari wave [C], sehingga ASII masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 5.050-5.125
Target Price: 5.250, 5.375
Stoploss: below 4.880

HRTA – Buy on Weakness
HRTA menguat 2,53 persen ke 406 disertai munculnya volume pembelian, penguatan HRTA pun mampu berada di atas MA20. Saat ini, diperkirakan HRTA sedang berada di awal wave (c) dari wave [y] pada label hitam, sehingga penguatan HRTA masih dapat berlanjut, namun tetap waspadai akan adanya peluang label merah berjalan.
Buy on Weakness: 398-404
Target Price: 430, 458
Stoploss: below 380

Baca juga : Pj Gubernur Banten Blak-blakan Tidak Akan Melepas Saham di Bank BJB

INKP – Spec Buy
INKP terkoreksi 1,06 persen ke 9.375 disertai dengan munculnya volume penjualan. Saat ini, posisi INKP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [b], sehingga INKP masih berpeluang berbalik menguat.
Spec Buy: 9.050-9.250
Target Price: 9.700, 9.775
Stoploss: below 8.675

MAPI – Spec Buy
MAPI terkoreksi 4,83 persen ke 1.575 disertai dengan munculnya volume penjualan. Selama MAPI masih mampu berada di atas 1.530 sebagai stoplossnya, maka posisi MAPI saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c].
Spec Buy: 1.545-1.575
Target Price: 1.680, 1.730
Stoploss: below 1.530.

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

3 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

6 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

11 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

15 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

15 hours ago