Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal diprediksi bergerak menguat dalam rentang 7.120 hingga 7.230 pada hari ini (16/5).
“Pada perdagangan Rabu (15/5), IHSG ditutup naik 1,36 persen atau plus 96,06 poin di level 7.179. IHSG hari ini (16/5) diprediksi bergerak menguat dalam range 7.120-7.230,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 16 Mei 2024.
Penguatan IHSG yang signifikan tersebut, sejalan dengan respons positif pelaku pasar di tengah rilis rebalancing index Morgan Stanley Capital International (MSCI) periode Mei 2024 dan neraca dagang Indonesia yang lanjutkan surplus.
Baca juga: Meski Saham Terkoreksi saat Ex-Date, Analis Pertahankan Outlook Positif TUGU
Adapun, sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain adalah Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan neraca dagang Indonesia pada April 2024 surplus USD3,56 miliar, setelah bulan sebelumnya di level USD4,58 miliar, dengan ekspor naik 1,72 persen yoy, sedangkan impor tumbuh 4,62 persen yoy.
“Jika diakumulasikan neraca dagang domestik tercatat surplus dalam 48 bulan beruntun. Kabar positif tersebut juga membawa Rupiah Jisdor kembali menguat ke level Rp16.070 per dolar AS atau terapresiasi 1,29 persen dari titik tertingginya pada April 2024,” imbuhnya.
Baca juga: Kinerja Solid, Analis Rekomendasikan Beli Saham BRIS
Sementara, dari mancanegara, Wall Street kompak menguat seiring dengan data inflasi Amerika Serikat (AS) yang sesuai ekspektasi. Inflasi tahunan AS pada April 2024 tumbuh 3,4 persen atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 3,5 persen.
Kemudian dari Asia, pertumbuhan ekonomi (PDB) Jepang periode Januari-Maret 2024 terkoreksi 2 persen yoy dan 0,5 persen qoq. Hal ini mencerminkan lesunya ekonomi akibat inflasi dan melemahnya nilai tukar yen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More