News Update

IHSG Diprediksi Kembali Melemah

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahan pada akhir pekan karena tekanan pada nilai tukar Rupiah akibat spekulasi penaikan suku bunga AS (Fed Rate).

Kepala Riset First Asia Capital David Sutyanto mengatakan Wall Street dan bursa saham Eropa sendiri semalam bergerak tertekan akibat spekulasi kenaikan bunga di AS Juni mendatang.

Indeks Dow Jones dan S&P di Wall Street masing-masing terkoreksi 0,5% dan 0,4% ditutup di level 17.435,40 dan 2.040,04.

“Spekulasi kenaikan tingkat bunga juga menekan harga sejumlah komoditas akibat penguatan Dolar AS,” jelas David dalam riset, Jumat, 20 Mei 2016.

Sementara, lanjut David, Bank Indonesia kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 6,75%. Keputusan tersebut merupakan langkah aman untuk menjaga pelemahan rupiah dan antisipasi dari kenaikan Fed Rate.

“Namun keputusan tersebut juga diikuti dengan pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi ke level 5-5,4%. BI melihat bahwa pertumbuhan konsumsi dan investasi belum cukup kuat meski telah diberikan stimulus moneter dan fiskal,” katanya.

Menurut David, IHSG pada hari ini akan tertekan karena penutupan kemarin menembus support di level 4.720. Pelemahan Rupiah yang telah menembus level psikologis 13.500 masih akan menjadi perhatian pasar.

Adapun, dalam perdagangan sebelumnya IHSG mengalami tekanan hingga terkoreksi 30 poin ke posisi 4.704.22. Sebanyak 8 sektor melemah dengan sektor infrastruktur yang menjadi pemimpinnya diikuti dengan sektor pertambangan dan barang konsumsi. Dua sektor yang menghijau adalah sektor keuangan dan perdagangan. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

2 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

3 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

3 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

3 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

4 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

4 hours ago