Market Update

IHSG Diprediksi Bergerak Sideways, Simak Katalisnya

Poin Penting

  • IHSG berpotensi sideways di kisaran 8.150–8.250 pada perdagangan Jumat (31/10), setelah sehari sebelumnya ditutup menguat 0,22 persen ke level 8.184,06
  • Sentimen global positif datang dari pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Busan.
  • Saham rekomendasi Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini meliputi PGAS, ITMG, INCO, TOWR, SCMA, dan EMTK yang dinilai berpotensi memberikan cuan.

Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (31/10) secara teknikal berpotensi bergerak sideways di rentang level 8.150-8.250.

“IHSG diperkirakan bergerak sideways pada kisaran 8.150-8.250 di perdagangan Jumat (31/10),” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 31 Oktober 2025.

Ada sejumlah sentimen yang bakal memengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Salah satunya datang dari perdagangan kemarin, di mana IHSG berhasil ditutup menguat di level 8.184,06 atau naik 0,22 persen. Penguatan IHSG ditopang kinerja saham sektor teknologi, energi, dan keuangan yang kompak menguat.

Baca juga: Begini Gerak Saham BBRI dan BNGA Usai Umumkan Kinerja Kuartal III 2025

Namun, nilai rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp16,636 per USD, seiring dengan pelemahan mata uang negara Asia lainnya terhadap dollar AS.

Sentimen lain datang dari Presiden AS Donald Trump yang akhirnya melakukan pertemuan dengan Presiden Xi di Busan, Korea Selatan pada Kamis pagi (30/10). 

Hasil dari pertemuan tersebut di antaranya AS akan mengurangi tarif impor yang terkait dengan perdagangan obat fentanil menjadi 10 persen dari sebelumnya 20 persen sehingga total tarif impor yang dikenakan pada Tiongkok akan diturunkan menjadi 47 persen dari 57 persen.

AS juga akan menunda penerapan perluasan pembatasan pada perusahaan Tiongkok yang masuk daftar hitam. 

Sedangkan Tiongkok akan menunda pembatasan ekspor mineral tanah jarang selama setahun. Selanjutnya Presiden Trump berencana berkunjung ke Tiongkok pada April, diikuti oleh kunjungan Presiden Xi ke AS.

Baca juga: Saham Masih Undervalue, BRI Buka Opsi Buyback Lagi Senilai Rp2,5 Triliun

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT PP Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Ada juga saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

43 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

1 hour ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

2 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago