Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis, 28 Agustus 2025, masih cenderung sideways secara teknikal.
“Secara teknikal, indikator MACD mengalami Death Cross dan indikator Stochastic RSI bergerak di area pivot. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan cenderung bergerak sideways pada kisaran 7.850-7.970,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2025.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Pada perdagangan kemarin, 27 Agustus 2025, IHSG ditutup menguat 0,38 persen ke level 7.936,18. Saham sektor industri menjadi penopang terbesar, sementara saham teknologi mengalami koreksi terdalam.
Phintraco menilai investor saat ini mencermati sejumlah sentimen global. Dari kawasan Euro Area, data Economic Sentiment Agustus 2025 diperkirakan naik tipis menjadi 96, dari 95,8 pada Juli 2025.
Baca juga: IHSG Seharian “Nongkrong” di Zona Hijau, Menguat 0,38 Persen ke Level 7.936
Sementara dari Amerika Serikat (AS), investor akan mencermati data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 estimasi ke-2 yang diperkirakan sebesar 3,1 persen qoq dari minus 0,5 persen qoq pada kuartal I 2025.
Adapun, Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Kemudian, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More