Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak mixed dalam rentang 7.250 hingga 7.350 pada perdagangan hari ini (5/3).
“Pada perdagangan Senin (4/3), IHSG ditutup turun 0,48 persen atau minus 35,15 poin di level 7.276,74. IHSG hari ini (5/3) diprediksi bergerak mixed dalam range 7.250-7.350,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 5 Maret 2024.
Baca juga: Tren Investor FOMO di Pasar Modal, BEI: Tak Ada Cerita Kaya Dalam Waktu Singkat
Sejalan dengan koreksinya IHSG, nilai tukar rupiah Jisdor terdepresiasi 1,6 perseb secara year to date di level Rp15.723 per dolar AS (4/3). Penurunan nilai tukar tersebut akan berdampak negatif bagi perusahan dengan global bond dan porsi impor yang tinggi.
Adapun sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain adalah Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menyebutkan ekonomi Indonesia di tahun 2024 lanjutkan tren positif.
Di mana, pertumbuhan ekonomi pada 2024 berpotensi di level 5,2 persen dan di tahun 2025 berada pada kisaran 5,3-5,6 persen. Sementara, pada 2024 rata-rata inflasi tahunan terkendali di bawah 2,8 persen.
Baca juga: Harga Saham Emiten Afiliasi Kaesang Pangarep PMMP Naik Usai Umumkan Private Placement
Sedangkan dari mancanegara, data awal Inflasi tahunan di kawasan Eropa pada Februari 2024 sebesar 2,6 persen atau lebih rendah dari posisi bulan sebelumnya 2,8 persen. Meskipun inflasi melunak, namun masih di atas ekspektasi sebesar 2,5 persen dan target Bank Sentral Eropa (ECB) sebesar 2 persen.
Lalu, dari Asia, Indeks PMI Manufaktur Korea Selatan (Korsel) pada Februari 2024 tercatat turun ke level 50,7, dari posisi bulan sebelumnya sebesar 51,2. Meskipun turun industri manufaktur Korsel masih dalam kondisi ekspansif. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More