Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal diprediksi bergerak mixed dalam rentang 7.100 hingga 7.187 pada hari ini (30/5).
“Pada perdagangan Rabu (29/5), IHSG ditutup turun 1,56 persen atau minus 113,39 poin di level 7.140. IHSG hari ini (30/5) diprediksi bergerak mixed dalam range 7.100-7.187,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 30 Mei 2024.
Pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin dipicu oleh aksi profit taking pada saham perbankan Big Caps dan Group Barito dan aksi profit taking tersebut juga sejalan dengan melemahnya nilai tukar rupiah, di mana Rupiah Jisdor terdepresiasi ke level Rp16.160 per dolar Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Ramai-ramai GOTO Ditinggalkan Pendirinya, Bagaimana Pergerakan Harga Sahamnya?
Kemudian, sentimen yang bakal pengaruhi pergerakan IHSG, antara lain hingga April Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membukukan penerimaan negara yang berasal dari pajak sebesar Rp624,19 triliun atau mencapai 31,38 persen dari target APBN tahun 2024.
Dengan rincian, PPh non migas menyumbang pendapatan sebesar Rp377 triliun, pajak PPN dan PPnBM dilaporkan sebesar Rp218,5 triliun, PPh Migas sebesar Rp24,81 triliun, serta PBB dan pajak lainnya tercatat sebesar Rp3,87 triliun.
Baca juga: Investor Wajib Tahu! Ini 7 Risiko Investasi Saham yang Harus Dipahami
Sementara dari mancanegara, jumlah uang beredar dalam arti luas (M3) di kawasan Eropa pada April 2024, tumbuh 1,3 persen yoy, lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,9 persen yoy, dengan penyaluran kredit segmen korporasi tumbuh 0,3 persen yoy, sementara untuk segmen rumah tangga naik 0,2 persen yoy.
Adapun dari Asia, optimisme konsumen di Jepang mengalami penurunan. Tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen (Consumer Confidence Index) pada Mei 2024 turun ke level 36,2 setelah pada bulan sebelumnya tercatat di level 38,3. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More
Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More
Poin Penting DPK BTN Pontianak tumbuh 11,8% menjadi Rp444 miliar pada 2025, didorong peningkatan dana… Read More
Poin Penting Perbanas Institute menegaskan komitmen transformasi dan inovasi akademik di usia ke-57 tahun untuk… Read More
Poin Penting BCA menyiapkan Rp65,7 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan… Read More
Poin Penting Bank Mandiri apresiasi perpanjangan dana SAL hingga September 2026 untuk memperkuat likuiditas dan… Read More