Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (25/9) secara teknikal berpotensi akan bergerak untuk menguji level supportnya di rentang 8.020-8.050.
“Jika IHSG mampu menembus level resistance di 8.170, diperkirakan berpotensi menguji level psikologis 8.200. Namun jika IHSG tidak mampu bertahan di atas level 8.070, diperkirakan akan menguji level support di 8.020-8.050,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 25 September 2025.
Ada sejumlah katalis yang bakal memengaruhi pergerakan IHSG hari ini. Salah satunya datang dari Danantara Indonesia yang meraih rating AAA dari Fitch. Ini menjadi persiapan penerbitan Patriot Bonds senilai Rp50 triliun.
Baca juga: Dana Asing Masuk Rp451,06 Miliar, Saham BBCA hingga ASII Paling Banyak Diborong
Rating tersebut menjadi langkah awal bagi pembiayaan strategis dan diharapkan menjadi bagian dari strategi pendanaan jangka panjang dalam mendukung perekonomian domestik.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah kembali cenderung melemah terhadap USD, mengikuti arah pergerakan USD index yang cenderung menguat dan mayoritas mata uang Asia yang melemah terhadap US dollar (24/9).
Lalu, dari global (25/9) akan dirilis data Gfk Consumer Confidence Jerman bulan Oktober 2025 dengan perkiraan sedikit membaik pada level minus 23,3 dari minus 23,6 di September 2025.
Baca juga: Harga Saham TUGU Melambung ke Level Tertinggi 3 Bulan, Analis: Valuasi Masih Sangat Murah
Para investor juga akan menunggu data daru AS berupa Durable Goods Orders bulan Agustus 2025 yang diperkirakan minus 0,5 persen month to month (mom), membaik dari minus 2,8 persen mom di Juli 2025.
Selain itu, juga akan dirilis pertumbuhan GDP kuartal II 2025 final yang diperkirakan sebesar 3,3 persen quarter over quarter (qoq) dari minus 0,5 persen qoq di kuartal sebelumnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More