Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Phintraco Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (26/8) secara teknikal diperkirakan masih akan bergerak konsolidasi di rentang 7.850-7.970.
“IHSG pada perdagangan Senin (25/8) belum mampu bertahan di atas level 7.950. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak konsolidasi pada level 7.850-7.970,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 26 Agustus 2025.
Menurut Phintraco, sentimen positif pasar saham pada perdagangan Senin datang dari indikasi pemangkasan suku bunga The Fed dari pidato Chairman The Fed, Jerome Powell di simposium Jackson Hole pada akhir pekan lalu.
Baca juga: Intip Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 Pekan Ini
Investor global berekspektasi bahwa akan ada pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bps) di pertemuan The Fed pada 16-17 September mendatang.
Masih dari Amerika Serikat (AS), hari ini para investor akan mencermati data Durable Goods Orders bulan Juli 2025 yang diperkirakan turun 4 persen mom dari turun 9,3 persen mom di Juni 2025.
Sedangkan untuk indeks harga rumah S&P/Case-Shiller bulan Juni 2025 diperkirakan naik 2,9 persen dari 2,8 persen di Mei 2025. Selanjutnya, indeks CB Consumer Confidence Agustus 2025 diperkirakan sedikit membaik di level 98 dari 97.2 di Juli 2025.
Baca juga: BEI Catat 8 Perusahaan Masuk Pipeline IPO Saham per Agustus 2025
Pada perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO).
Kemudian, ada juga saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA). (*)
Editor: Galih Pratama
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More