Market Update

IHSG Diprediksi Bergerak di Level 7.625-7.680, Simak Saham Rekomendasi Analis

Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (15/10) berpotensi untuk menguat jika mampu bertahan di atas level supportnya 7.518 dalam rentang 7.625-7.680.

“Namun, sebagai worst case, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii] skenario merah, sehingga penguatan IHSG akan relatif terbatas untuk menguji 7.625-7.680, selanjutnya IHSG akan rawan terkoreksi kembali ke area 7.347,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 17 Oktober 2024.

Di mana, pada perdagangan kemarin (14/10) IHSG ditutup menguat sebanyak 0,29 persen ke level 7.648 dan masih didominasi oleh volume pembelian. 

Baca juga: BI Tahan Suku Bunga, IHSG Siap ‘Ngegas’ Lagi?

MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

BREN – Buy on Weakness

BREN menguat 4,96 persen ke 6.875 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 6.375 sebagai stoploss-nya, maka posisi BREN saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c].

Buy on Weakness: 6.575-6.675

Target Price: 7.200, 8.125

Stoploss: below 6.375

MDKA – Spec Buy

MDKA menguat 0,80 persen ke 2.530 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya tertahan oleh MA20. Selama MDKA masih mampu berada di atas 2.480 sebagai stoplossnya, maka posisi MDKA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [i] pada skenario hitam.

Spec Buy: 2.490-2.520

Target Price: 2.670, 2.880

Stoploss: below 2.480

TLKM – Buy on Weakness

TLKM menguat 2,04 persen ke 3.000 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA60. MNC Sekuritas perkirakan, posisi TLKM saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 2.940-2.980

Target Price: 3.080, 3.200

Stoploss: below 2.900

Baca juga: Saham TUGU Diproyeksi Bisa Tembus ke Level Rp1.990, Ini Pendorongnya

UNTR – Buy on Weakness

UNTR menguat 2,13 persen ke 26.325 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA60. MNC Sekuritas memperkirakan, selama UNTR masih mampu berada di atas 25.575 sebagai stoploss-nya, maka posisi UNTR saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3.

Buy on Weakness: 25.925-26.275

Target Price: 27.125, 28.075

Stoploss: below 25.575. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

25 mins ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

56 mins ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

1 hour ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

1 hour ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

2 hours ago

IHSG Masih Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Level 6.989, Mayoritas Sektor Merah

Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More

2 hours ago