IHSG Diperkirakan Menguat Pekan Ini, Berikut Sentimen Pendorongnya

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan sebesar 2,67 persen menjadi berada pada level 7.063,57 pada perdagangan pekan lalu. Bagaimana dengan pergerakan IHSG pekan ini?

Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatannya pada pekan ini, seiring terjadinya penguatan nilai tukar rupiah.

“Dua hari berturut IHSG mulai mengalami kenaikan seiring penguatan nilai tukar rupiah dan mungkin ada sentimen dari global. Nah, pekan depan ini yang kita harapkan sentimen positif dapat bertahan,” ucap Reza kepada Infobanknews dikutip, 1 Juli 2024.

Baca juga: Solvabilitas dan Profitabilitas Solid, Saham TUGU Jadi Buruan Investor

Selanjutnya, ia mengamati, jika IHSG terus bergerak positif, maka diperkirakan IHSG mampu berada pada level di atas 7.100, dengan level support berada di rentang 6.878-6.955 dan resistance di level 7.078-7.086.

“Untuk sentimen pada dasarnya tidak banyak berubah di mana pelaku pasar masih mencermati pergerakan USD/IDR, sentimen global seperti data-data ekonomi, rapat The Fed, hingga di dalam negeri seperti rilis kinerja emiten maupun aksi-aksi korporasi emiten,” imbuhnya.

Baca juga: Duh! Setelah Morgan Stanley, HSBC Juga Pangkas Peringkat Pasar Saham RI

Adapun, sektor-sektor yang diperkirakan ikut mengalami pergerakan positif, antara lain saham perbankan, konsumer, dan ritel. Namun, dengan syarat nilai tukar rupiah mampu lanjutkan penguatannya.

“Kita lihat minggu ini ada sentimen apa aja. Kalau rupiah mampu melanjutkan kenaikan maka diharapkan saham-saham perbankan, konsumer, ritel, bisa kembali menguat,” ujar Reza. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

18 mins ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

42 mins ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

2 hours ago

Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More

3 hours ago

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 hours ago