Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada hari ini (8/1) berpotensi menguat pada rentang level 7.305-7.421.
“Selama IHSG masih mampu berada di atas 6.931 sebagai supportnya, maka posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave B dari wave (2). Hal tersebut berarti, IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 7.305-7.421,” tulis manajemen dalam risetnya di Jakarta, 8 Januari 2024.
Hal itu disebabkan oleh IHSG pada perdagangan kemarin (7/1) yang ditutup menguat 0,04 persen ke posisi 7.083 dan masih didominasi tekanan jual.
MNC Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Baca juga: OJK Tengah Siapkan Modul Kurikulum Pasar Saham untuk Anak SD hingga SMA
Baca juga: BEI Catat 22 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
BULL bergerak flat ke 122 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi BULL diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c], sehingga BULL masih rawan terkoreksi terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 116-119
Target Price: 129, 134
Stoploss: below 110
ERAA terkoreksi 0,48 persen ke 412 disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ERAA saat ini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (ii), sehingga ERAA masih rawan terkoreksi terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 394-402
Target Price: 420, 436
Stoploss: below 386
MTEL menguat 1,52 persen ke 670 dan masih didominasi oleh volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi MTEL saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (v) dari wave [i] dari wave C.
Buy on Weakness: 655-665
Target Price: 700, 720
Stoploss: below 645
UNTR menguat 1,77 persen ke 25.850 disertai dengan munculnya volume pembelian. MNC Sekuritas perkirakan, posisi UNTR sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, sehingga UNTR masih rawan berbalik terkoreksi dahulu.
Buy on Weakness: 24.625-25.450
Target Price: 26.275, 27.325
Stoploss: below 24.450. (*)
Baca juga: Begini Prospek Saham Big Banks pada 2025
Baca juga: Bos Tugu Insurance Tatang Nurhidayat Tambah Kepemilikan Saham TUGU
Editor: Galih Pratama
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More