Market Update

IHSG Diperkirakan Konsolidasi, Ini Sentimen dan Saham Pilihan 28 Mei 2025

Jakarta – Phintraco Sekuritas memprediksi bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan besok, 28 Mei 2025, secara teknikal berpeluang untuk bergerak dalam rentang 7.130–7.250.

“Meskipun disinyalir sempat terjadi profit taking lanjutan, namun IHSG masih mampu bertahan di atas level MA200 yang di sekitar level 7.137. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak konsolidasi di kisaran 7.130-7.250,” tulis Research Team Phintraco Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 27 Mei 2025.

Pada perdagangan hari ini, Senin, 27 Mei 2025, IHSG ditutup di zona hijau pada posisi 7.198,96 setelah dibuka di level 7.188,35 atau menguat 0,15 persen.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks mengalami pergerakan yang fluktuatif dalam rentang 7.162,92 hingga 7.212,56.

Baca juga: Usai Bergerak Fluktuatif, IHSG Ditutup Menguat ke Level 7.198

Manajemen Phintraco menyoroti sejumlah sentimen dari Amerika Serikat (AS) yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar pada sisa pekan ini. Di antaranya adalah rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC minutes) pada Rabu, 28 Mei 2025, serta data personal income, personal spending, dan indeks PCE prices pada Jumat, 30 Mei 2025.

Indeks PCE prices core, yang merupakan indikator inflasi yang dicermati oleh The Fed, diperkirakan naik 0,1 persen month-on-month (mom) pada April 2024, dari 0 persen mom pada Maret 2025.

Sementara dari kawasan Eropa, pasar akan mencermati rilis data tingkat pengangguran di Jerman untuk Mei 2025, yang diperkirakan tetap di level 6,3 persen, sama seperti bulan sebelumnya.

Sementara dari Asia, akan dirilis data Consumer Confidence Jepang untuk Mei 2025 pada 29 Mei, yang diperkirakan berada di level 31,8, naik dari 31,2 pada April 2025.

Baca juga: 203 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.209

Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini, antara lain PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

2 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

4 hours ago

Teknologi Bata Interlock Percepat Hunian Korban Banjir Padang

Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More

4 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

6 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

7 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

8 hours ago