Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 2,26 poin (0,04%) ke level 5.107,916 pada perdagangan Senin, 18 Juli 2016.
Penurunan ini sejalan dengan kondisi bursa gobal yang bergerak relatif melemah pada akhir pekan kemarin.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, data ekonomi AS yang mixed mendorong bursa AS untuk ditutup mixed juga. Data penjualan ritel dan produksi industri tercatat melebihi ekspektasi sementara consumer sentiment lebih buruk dari ekspektasi.
Selain itu ada pula aksi profit taking menyusul penguatan bursa saham sebelumnya.
Dari pasar komoditas, harga emas dan minyak relatif tidak banyak berubah, namun indeks Dolar AS menguat menyusul aksi investor mengamankan aset seiring aksi kudeta Turki yang gagal.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi untuk sideways hari ini. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Jakarta – Bangkok Bank sukses mengakuisisi 89,12 persen saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) dari Standard Chartered Bank dan… Read More
Jakarta – PT PLN (Persero) dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 membutuhkan investasi mencapai USD700 miliar… Read More
Jakarta - PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau Permata Bank memiliki peluang ‘naik kelas’ ke Kelompok Bank… Read More
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai level 8 persen dalam kurun waktu… Read More
Jakarta - Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) resmi mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin… Read More
Makassar – PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (Maximus Insurance) menyerahkan polis asuransi jaminan diri… Read More