News Update

IHSG Dibuka Turun Tipis

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 1,98 poin atau 0,04% ke level 4.843,39 pada perdagangan Jumat 1 April 2016.

Belum banyaknya sentimen positif yang muncul di pasar membuat indeks pagi ini relatif datar.

Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Indeks AS sendiri semalam ditutup mixed, di tengah penantian laporan jobs report malam ini dan kenaikan VIX mendekati level 14. Update data makro melaporkan jobless claims sebesar 276.000 dan PMI naik ke 53.6 vs 47.6 di Feb16.

Sentimen monthly employment dan ekspektasi perbaikan kinerja keuangan emiten 1Q16 akan menjadi sentimen berikutnya, setelah Janet Yellen speech sekitar dua hari lalu.

Pasar Asia Pasifik pagi ini bergerak cenderung melemah sedangkan dari pasar komoditas harga minyak dan harga emas bergerak turun.

Dari pasar dalam negeri, pelaku pasar dalam negeri akan menanti data jobs report AS. Pasar potensi ditutup melemah tipis di tengah minimnya sentimen dan telah terefleksinya laporan kinerja (FY15) emiten berkapitalisasi besar. (*) Dwitya Putra

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

24 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

1 hour ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago