Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (14/7) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.124,87 atau naik 1,10 persen dari posisi 7.047,43.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 410,45 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 52 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp475,33 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 83 saham terkoreksi, sebanyak 228 saham menguat dan sebanyak 270 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham ASII, AUTO, dan BBTN
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak di rentang level 6.925 hingga 6.977.
“Support terdekat berada pada MA5, MA20, dan MA50 di 6.925-6.977. Titik previous Low 6.745-6.812 diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 14 Juli 2025.
Panin Sekuritas memperkirakan secara keseluruhan pergerakan IHSG hari ini masih akan mengalami pelemahan. Ini disebabkan oleh ketegangan dagang global yang masih tinggi pasca pengenaan tarif tambahan oleh AS.
Baca juga: IHSG Hijau, Mayoritas Saham INFOBANK15 Ikut Menguat
Kemudian, minimnya sentimen positif dari dalam negeri, yang mana investor asing pada perdagangan Jumat lalu mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp460 miliar.
Diketahui, IHSG pada perdagangan Jumat lalu (11/7) ditutup menguat 42,07 poin atau naik 0,60 persen di level 7.047,44, didorong oleh naiknya saham BMRI, TLKM dan KLBF. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More