Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka tipis 0,17 poin atau 0,01 persen ke level 5.393,93 pada perdagangan Kamis, 9 Maret 2017. Sementara Indeks LQ45 juga naik tipis 0,04 poin atau 0,01 persen ke level 894,01.
Indeks naik tipis seiring belum maraknya sentimen positif yang muncul di pasar. Terlebih semalam indeks AS ditutup mixed merefleksikan penurunan harga minyak dunia.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, dari pasar Eropa sendiri indeks ditutup bervariasi ditengah laporan Spring Budget dan industrial production Jerman yang tercatat naik setelah terkontraksi 2,4 persen di bulan sebelumnya.
Ragam data penting hingga esok hari masih dinantikan oleh investor dunia, diantaranya hari ini China akan menerbitkan angka inflasi dan penjualan mobil, ECB mengumumkan suku bunga acuannya dan AS akan merilis data continuing dan jobless claims.
Selain itu, UK dijadwalkan akan menerbitkan angka industrial production dan US akan melaporkan non-farm payrolls serta unemployment rate.
Sementara itu, dari pasar komoditas dunia, harga emas turun sedangkan minyak dunia (Brent) melemah tajam (>5%, mendekati 3M low) setelah data menunjukan inventori pekan lalu naik 8,2 juta barrels (konsensus 2 juta barrels).
Dari pasar domestik, data penjualan ritel dijadwalkan terbit hari ini. Fokus masih tertuju pada terbitnya beberapa penting diatas dan hasil pertemuan The Fed pekan depan (ekspektasi pasar rate hike di bulan Maret 2017 sebesar 91%).
Sementara itu, masa earnings season diperkirakan tidak akan banyak mempengaruhi pergerakan IHSG karena sudah hampir berakhir dan sebagian besar saham big cap telah melaporkan kinerjanya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More