Bursa Efek; Investor berburu saham. (Foto: Erman)
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 11.368 poin atau 0,25% ke level 4,597.192 pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2015. Sedangkan Indeks LQ45 naik 2.915 poin atau 0,37% ke level 791.820.
Indeks dibuka naik pagi ini, seiring masih cukup kuatnya aksi beli investor di berbagai sekotor saham.
Kemarin laju IHSG masih dapat menguat di tengah sentimen negatif di antara pelemahan kembali Rupiah dan penurunan sejumlah bursa saham Asia.
Imbas penguatan laju bursa saham AS sebelumnya seiring kenaikan NAHB housing market index, ekspektasi akan kinerja beberapa emiten yang akan membaik, hingga kenaikan saham-saham tekno dan bioteknologi memberikan sentimen positif bagi IHSG untuk tetap berada di zona positifnya.
Analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada memperkirakan pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4.544-4.558 dan resistance 4.610-4.623.
Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya dimana laju IHSG kembali memperlihatkan posisinya yang bertahan di zona hijau di tengah terpaan sentimen negatif.
Meski laju IHSG masih diharapkan untuk bertahan naik namun, juga menyimpan potensi pembalikan arah seiring mulai meningkatnya aksi jual.
“Untuk itu, tetap perlu untuk mewaspadai adanya imbas pelemahan tersebut. Utang gap di level 4.346-4.381 masih menjadi halangan. Tetap cermati sentimen yang ada,” kata Reza. (*) Dwitya Putra
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More