Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (3/11) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka hijau ke level 8.224,96 dari level 8.163,87 atau menguat 0,75 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 546,78 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 62 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp547,23 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 134 saham terkoreksi, 314 saham menguat, dan 209 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham PANI, BRMS hingga ISAT
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.045-8.105 dan resistance 8.225-8.280,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 3 November 2025.
Manajemen CGS menilai, dengan menguatnya mayoritas indeks di bursa Wall Street, berlanjutnya aksi beli investor asing dan banyaknya laporan keuangan emiten yang dirilis diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, masih berlanjutnya tren penurunan harga emas berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: Deretan Saham Top Laggards IHSG dalam Sepekan
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik untuk hari ini, di antaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).
Ada juga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP). (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More