Market Update

IHSG Dibuka Naik 0,21 Persen ke Posisi 8.057

Poin Penting

  • HSG dibuka menguat 0,21 persen ke level 8.057,48 dengan total transaksi Rp389,82 miliar dari 431,64 juta saham yang diperdagangkan
  • Sebanyak 251 saham menguat, 77 saham melemah, dan 259 saham stagnan
  • Pada perdagangan hari ini CGS merekomendasikan saham JPFA, CPIN, ASRI, HMSP, GGRM, dan AADI.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (26/9) pukul 09:00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka meningkat ke level 8.057,48 dari level 8.040,66 atau menguat 0,21 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 431,64 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 45 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp389,82 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 77 saham terkoreksi, sebanyak 251 saham menguat dan sebanyak 259 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Simak! BNI Sekuritas Beberkan Strategi Investasi Saat Pasar Saham Tertekan

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan pelemahannya.

“IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan kisaran support 7.860-7.950 dan resistance 8.130-8.220,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 26 September 2025.

Manajemen CGS menilai, dengan melemahnya Indeks di bursa Wall Street, kembali berlanjutnya aksi jual investor asing dan tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BBRI, ERAA hingga DEWA

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Ada juga saham PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

8 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

10 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

10 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

10 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

11 hours ago