Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (30/12) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona merah ke level 7.027,10 atau turun 0,13 persen dari level 7.036,57.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 579,21 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 20 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp214,80 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 89 saham terkoreksi, sebanyak 156 saham menguat dan 269 saham tetap tidak berubah.
Sebelumnya, Panin Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal masih terdapat kemungkinan untuk melanjutkan pelemahan menuju support 6.950-7.000, setelah menghadapi dynamic resistance MA5 di angka 7.067, pada perdagangan Jumat lalu.
Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Variatif, Analis Jagokan Saham AKRA hingga ERAA
Baca juga: BEI ‘Tendang’ 8 Emiten Pailit, Ini Daftarnya!
“Area ini diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG, untuk kemudian rebound menuju titik previous High 7.121. Namun jika IHSG memilih untuk melemah, support selanjutnya berada di sekitar 6.840,” ucap Manajemen Panin Sekuritas dalam risetnya di Jakarta, 30 Desember 2024.
Adapun, untuk hari ini manajemen memperkirakan IHSG akan melemah yang didorong oleh arah kebijakan moneter yang masih akan ketat di global, tensi politik yang masih tinggi di beberapa negara, serta melemahnya nilai tukar Rupiah.
Pada penutupan perdagangan Jumat kemarin total transaksi tercatat sebesar Rp12,7 triliun dan asing catat pembelian bersih sebesar Rp759 miliar, sementara itu IHSG ditutup melemah 0,41 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More