Market Update

IHSG Dibuka Menguat Usai Trump Dilantik, Merangkak ke Level 7.207

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB, Selasa, 21 Januari 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka kembali menguat pada level 7.207,70 atau naik 0,52 persen dari level 7.170,73.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 244,51 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 21 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp301,54 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 63 saham terkoreksi, sebanyak 182 saham menguat dan 253 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Harga Emas Antam Ngegas Lagi, Sekarang Segini per Gramnya

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal masih akan kembali melanjutkan penguatannya.

“IHSG diprediksi akan kembali melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 7.110-7.140 dan resistance 7.200-7.235,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 21 Januari 2025.

Manajemen CGS melihat, sentimen yang akan memengaruhi gerak IHSG hari ini adalah pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump yang akan menekan inflasi dengan mendeklarasikan darurat energi.

Baca juga: Bos OJK Buka-bukaan Dampak Pelantikan Trump ke Sektor Keuangan RI

Selain itu, Trump juga menyebut akan menekan belanja fiskal yang berlebih dengan pembentukan departemen efisiensi yang diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Adapun, naiknya harga beberapa komoditas, seperti CPO, timah, emas, batu bara, tembaga, dan pulp berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Banyak Bank Rombak Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Perbankan 2026 Lebih Baik

Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More

24 mins ago

Krisis Ekonomi Hantam Iran, Nilai Tukar Rial Ambruk

Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More

39 mins ago

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada Terbongkar, KPK Sebut Negara Rugi Rp59 Miliar

Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More

48 mins ago

Kriminalisasi Kredit Macet: Wahai Bankir Himbara dan BPD, Stop Dulu Kucurkan Kredit!

Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More

55 mins ago

Intip Kekayaan Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu yang Kena OTT KPK

Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More

60 mins ago

Defisit Fiskal dan Pertumbuhan Kredit: Penyangga Rapuh PDB dari Sisi Konsumsi Masayarakat

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan STRUKTUR pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama menunjukkan… Read More

1 hour ago