Market Update

IHSG Dibuka Menguat Tipis 0,01 ke Level 7.304

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (29/12) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 7304,83 atau menguat tipis 0,01 persen dari level 7303,88 menjelang penutupan perdagangan akhir tahun 2023 hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 167 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 16 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp110 miliar.

Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Berikut

Kemudian, tercatat terdapat 85 saham terkoreksi, sebanyak 169 saham menguat dan sebanyak 261 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, memprediksi IHSG secara teknikal hari ini akan bergerak mixed dalam rentang 7.260 hingga 7.380.

“Pada perdagangan Kamis (28/12), IHSG ditutup naik 0,80 persen atau plus 57,97 poin di level 7.303,88. Hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed dalam range 7.260-7.380,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 29 Desember 2023.

Baca juga: OJK Targetkan Penghimpunan Dana di Pasar Modal 2024 Tembus Rp200 Triliun

Ratih menjelaskan, sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG di tengah minimnya katalis adalah penguatan yang sejalan dengan inflow investor asing di pasar ekuitas domestik, di mana pada perdagangan 28 Desember 2023, investor asing tercatat net buy di seluruh pasar senilai Rp1,06 triliun.

Sementara, secara year to date (ytd), IHSG mampu mencetak kenaikan 6,62 persen (28/12). Akselerasi IHSG sejalan dengan solidnya pertumbuhan ekonomi domestik di tengah volatilitas ekonomi global. Sinergi kebijakan moneter dan fiskal menjaga stabilitas ekonomi dan iklim investasi portofolio domestik. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

13 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

35 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

53 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

3 hours ago