Market Update

IHSG Dibuka Menguat, Makin Dekati Level 7.000

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (1/7) pukul 9.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka meningkat ke level 6.956,12 dari level 6.927,67 atau menguat 0,41 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 281,29 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 22 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp372,01 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 85 saham terkoreksi, sebanyak 203 saham menguat dan sebanyak 229 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Dekati Level 7.000, Ini Katalis Pendorongnya

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan penguatannya.

“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 6.815-6.870 dan resistance 6.985-7.045,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 1 Juli 2025.

Manajemen CGS melihat, dengan kembali berlanjutnya penguatan indeks di bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Sementara itu, naiknya harga komoditas emas dan batu bara berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG.

Baca juga: Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat Pekan Ini, Berikut Rinciannya

CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).

Selain itu, ada saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago