Market Update

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.153 Jelang Rilis Data BPS

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat 0,09% ke level 8.153,77 pada awal perdagangan 5 Februari 2026, dengan nilai transaksi Rp702,44 miliar.
  • CGS International memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat, dengan support 7.955–8.050 dan resist 8.245–8.340.
  • Sentimen pasar beragam, tekanan datang dari Wall Street dan aksi jual asing, sementara kenaikan harga energi dan emas berpotensi menopang IHSG; saham rekomendasi meliputi PTBA, HRTA, MEDC, BBRI, BMRI, dan BBNI.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,09 persen ke level 8.153,77 pada perdagangan Kamis (5/2) pukul 09.01 WIB.

Penguatan tersebut terjadi menjelang rilis data ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis siang.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 1,20 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 91 ribu kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp702,44 miliar.

Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Kemudian, tercatat terdapat 179 saham terkoreksi, sebanyak 266 saham menguat dan sebanyak 196 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diperkirakan akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.955-8.050 dan resist 8.245-8.340,” ujar Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Baca juga: Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Lebih lanjut, manajemen CGS menilai melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street serta berlanjutnya aksi jual investor asing berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar.

Namun demikian, kenaikan harga komoditas energi dan emas diperkirakan dapat menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG.

Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Selain itu, investor juga mencermati data pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang menurut konsensus diproyeksikan tumbuh 5,10 persen yoy atau 5,05 persen yoy.

Rekomendasi Saham CGS International Sekuritas

Adapun, CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini, yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Baca juga: IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Selain itu, saham perbankan juga menjadi pilihan, meliputi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

8 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More

2 hours ago

Rupiah Tertekan Dolar AS, Investor Wait and See Data Ekonomi RI Kuartal IV 2025

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp16.805 per dolar AS pada perdagangan Kamis… Read More

2 hours ago

Semarak Berkah Ramadan: Ajukan Pembiayaan di BAF, Proses Cepat Angsuran Tepat #CicilAjadiBAF

Poin Penting Program Semarak Berkah Ramadan BAF berlangsung 5 Februari-31 Maret 2026 dengan hadiah utama… Read More

3 hours ago

IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpeluang menguat dan diperkirakan menguji area 8.328-8.527, meski tetap perlu mewaspadai potensi… Read More

3 hours ago

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

4 hours ago