Market Update

IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.285, Transaksi Awal Capai Rp253,05 Miliar

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (5/3) indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik dibuka pada zona hijau ke level 7.285,99 atau menguat 0,13 persen dari level 7.276,74.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 279,83 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 22 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp253,05 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 124 saham terkoreksi, sebanyak 140 saham menguat dan sebanyak 243 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Diprediksi Bergerak Mixed, Ini Pemicunya

Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman menyatakan IHSG akan kembali rebound jika mampu menembus level support 7.250.

“Hari ini IHSG akan coba untuk tes support kuat di 7.250 dan jika kuat bisa kembali rebound, dengan level resistance 7.300-7.320 dan level support 7.230-7.250,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 5 Maret 2024.

Pada perdagangan kemarin (4/3) indeks Wall Street mengalami pelemahan, di saat saham- saham teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) melesat, di mana S&P 500 merosot 0,12 persen menjadi 5.130,95 dan Nasdaq turun 0,41 persen menjadi 16.207,51. Sedangkan Dow Jones kehilangan 0,25 persen menjadi 38.989,83.

Baca juga: Kinerja Moncer, Harga Saham Astra International Tembus ke Level Rp5.375

Sementara itu, mayoritas bursa Asia-Pasifik ditutup beragam pada perdagangan Senin (4/3), di tengah sikap investor yang sedang menanti rilis data aktivitas manufaktur dan data ekonomi lainnya di kawasan tersebut.

Adapun, indeks Nikkei 225 Jepang melesat 0,50 persen, Hang Seng Hong Kong naik tipis 0,04 persen, Shanghai China menguat 0,41 persen dan KOSPI Korea Selatan melesat 1,21 persen. Sedangkan, Straits Times Singapura melemah 0,43 persen dan ASX 200 Australia terkoreksi 0,13 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

10 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

10 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

10 hours ago