Market Update

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.829, Ada 354 juta Saham Diperdagangkan

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 09.01 WIB (13/11) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali dibuka pada zona hijau ke level 6829,04 atau menguat 0,29 persen dari level 6809,26 pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 354 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 22 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp168 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 101 saham terkoreksi, sebanyak 200 saham menguat dan sebanyak 222 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Cek 4 Rekomendasi Saham Berikut

Sebelumnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman melihat bahwa IHSG secara teknikal hari ini berpotensi sideway cenderung menguat, dengan level support IHSG berada di 6.770-6.800 dan level resistance IHSG berada di 6.850-6.870.

Pada perdagangan Jumat lalu indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 1,15 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 1,56 persen, bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 2,05 persen.

“Sepanjang minggu lalu S&P 500 mencatat kenaikan sebesar 1,3 persen, sementara Dow Jones dan Nasdaq masing-masing menguat sekitar 0,7 persen dan 2,4 persen,” ucap Fanny dalam risetnya di Jakarta, 13 November 2023.

Di samping itu, saham Microsoft ditutup menguat sebesar 2,5 persen, saham Apple, Meta, Tesla, dan
Netflix masing-masing naik lebih dari 2 persen, sementara Alphabet menguat sebesar 1,8 persen.

Baca juga: Pasar Modal Indonesia Masih Bergairah, Ini Buktinya

Sementara itu, bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat koreksi mengikuti pergerakan bursa AS pada malam sebelumnya setelah ketua Federal Reserve menyatakan bahwa nampaknya masih perlu pekerjaan tambahan untuk menurunkan inflasi.

Di mana, Hang Seng mengalami penuruan terdalam sebesar 1,76 persen, diikuti oleh STI Index sebesar 0,91 persen dan Hong Kong melaporkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,1 persen yoy pada kuartal III-2023, sesuai perkiraan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

8 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

10 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

13 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

14 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

14 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

14 hours ago